BeritaIndonesia Masih Kejar Tiket Beregu Olimpiade Paris

6 Maret 2024

Jakarta, 06 Maret 2024 – Di tengah persiapan menuju Olimpiade Paris 2024, Tim Panahan Merah Putih masih mengejar peluang untuk mendapatkan tiket beregu pada sesi kualifikasi terakhir di Turki pada Juni 2024 mendatang. Hal ini dikarenakan peluang untuk menambah atlet pada kategori individu sudah tertutup pada ajang Asian Games Hangzhou, Oktober tahun lalu.

Indonesia sebenarnya memiliki peluang pada sesi kualifikasi kontinental Asia, di Bangkok pada November tahun lalu. Namun, kesempatan tersebut meleset dari target. Indonesia tidak mampu menambah tiket beregu satu pun dari ajang tersebut.

Satu-satunya kesempatan untuk menambah tiket adalah dari kualifikasi terakhir di pada 15 – 16 Juni di Antalya, Turki. Indonesia berpeluang menambah tiket dari beregu putra maupun putri.

Wakil Ketua II Bidang Pembinaan dan Prestasi PB Perpani Abdul Razak mengatakan, pihaknya sudah memasukkan jadwal kualifikasi terakhir di Turki dalam lawatan turnamen Tim Nasional tahun ini. Target utama adalah meraih tambahan tiket untuk beregu putra atau putri. “Ada kans untuk beregu, karena kita bisa mengalahkan negara kuat lainnya di beregu,” katanya.

Seperti diketahui, beregu recurve putri Indonesia sempat tampil mengejutkan di ajang Kejuaraan Dunia di Berlin, Jerman pada Agustus tahun lalu, Kala itu, tim Merah Putih sempat menjejaki perempat final, sebelum akhirnya dikalahkah beregu putri Prancis.

Pada babak perdelapan final, beregu recurve putri Indonesia menumbangkan tim favorit juara Korea Selatan. Indonesia diwakili oleh Diananda Choirunnisa, Nayla Putri, Alpriani Eka, sedangkan Korea Selatan terdiri atas Lim Sihyeon, An San, dan Kang Chae Young.

Beregu recurve putra Indonesia juga menjejaki perempat final. Tim yang diperkuat Riau Ega, Bagas Prastyadi, dan Arif Pangestu harus terhenti di babak tersebut setelah kalah dari tim Italia.

Saat ini, Timnas panahan Indonesia sedang menjalani pemusatan latihan dalam rangka mempersiapkan diri menuju ajang Olimpiade Paris. Dalam pemusatan latihan itu, atlet recurve putra dan putri didampingi oleh pelatih andal asal Korea Selatan Lee Kyung Chul, legenda panahan Indonesia Lilies Handayani, Olimpian Hendra Setijawan, Coach Denny Decko, dan staf pelatih lainnya.

Indonesia diharapkan dapat menyumbangkan medali pada ajang Olimpiade Paris 2024, setelah medali perak terakhir yang diraih oleh Lilies Handayani dan Dua Srikandi lainnya di Olimpiade Seoul pada 1988.

https://www.indonesiaarchery.org/wp-content/uploads/2023/03/all-logo-copy.png

All contents © copyright Indonesia Archery. All rights reserved.