BeritaGabung ke Pelatnas, Baasith Ingin Jadi Pemanah Nomor Satu Dunia

12 Maret 2023

JAKARTA, 12 Maret 2023 – Ahmad Khoirul Baasith cuma tersenyum tipis ketika diberi ucapan selamat atas pencapaiannya pada Seleksi Nasional (Seleknas) Tahap Kedua. Dia berada di peringkat pertama dengan total skor 3.223 dan IRAT 9.105. Dengan pencapaian tersebut, pintu pelatnas terbuka lebar baginya.

“Saya bersyukur, pencapaian ini sesuai dengan harapan saya. Tetapi, saya sendiri belum puas. Skor saya turun dari pencapaian di Seleknas Tahap Pertama,” kata dia singkat.

Baasith memang tidak banyak bicara, tidak banyak senyum. Dia bekerja dengan tangannya. Fokus pada tembakan demi tembakan. Dengan tantangan cuaca yang cepat berubah, fokus pada tembakan merupakan cara satu-satunya untuk bisa menguasai kondisi.

Memang masih banyak kendala yang dia hadapi di lapangan. Salah satu yang menjadi sorotan dan evaluasi pelatih adalah soal teknik balancing antara tangan kiri dan kanan saat menembak. Catatan tersebut dia bawa sebagai perbaikan untuk terus menempa dirinya menuju impian yang dia harapkan.

Dia mengatakan, hasrat terbesarnya saat ini adalah dikenal sebagai pemanah nomor satu dunia. Karena itu, dia sangat antusias bergabung di pelatnas. Jalan itu merupakan langkah-langkah kecil, tetapi penting, dalam menapaki tangga impian terbesarnya tersebut.

“Saya belum berpikir soal persaingan di dalam pelatnas. Saya sudah sampai ke pelatnas dan mencoba tahap demi tahap mewujudkan impian saya tersebut,” kata dia.

Kala dihubungi pada Minggu (12/03/2023), Baasith sedang berada di rumah, berkumpul bersama kedua orang tuanya. Dia tidak turun ke lapangan untuk memanah hari ini. Kesempatan tersebut dia manfaatkan untuk menghabiskan waktu bersama kedua orang tua dan keluarga terdekatnya di rumah.

Dia mengaku, tidak mempunyai idola di lapangan panahan. Tetapi, support sistem terbesarnya dalam menempa dirinya menjadi atlet panahan adalah orang tua dan keluarga terdekat.

“Orang tua adalah pendukung paling penting dalam karier saya sebagai atlet panahan. Mereka yang selalu mendorong saya untuk menjadi yang terbaik. Jadi, hari ini saya sengaja habiskan waktu bersama mereka sebelum bergabung ke pelatnas,” imbuhnya.

Seperti diketahui, setelah dinyatakan lolos bersama 23 atlet panahan lainnya, Baasith harus sudah menjalani pemusatan pelatihan sebagai atlet pelatnas pada Senin (13/03/23). Bersama lima atlet recurve lainnya, Baasith harus menunjukkan prestasi dan daya juang, termasuk harus memenangkan satu tempat dari empat slot dari atlet yang bakal dikirim ke kejuaraan internasional, termasuk Olimpiade.

“Besok kedua orang tua saya yang antar saya ke pelatnas. Berangkat siang karena rumah saya di Bogor, jadi relatif lebih dekat ketimbang teman-teman lain yang juga lolos,” tutup dia.

 

https://www.indonesiaarchery.org/wp-content/uploads/2023/03/all-logo-copy.png

All contents © copyright Indonesia Archery. All rights reserved.