BeritaPenasaran Olimpiade, Hendra Purnama Siap Tampil Terbaik di Seleknas Kedua

28 Februari 2023

JAKARTA, 28 Februari 2023 – Hendra Purnama sudah banyak makan asam garam di lapangan panahan. Tetapi, targetnya ingin menyumbang medali di Olimpiade membuat atlet cabang olahraga (cabor) panahan berusia 26 tahun itu turun gunung. Dia ingin menjadi bagian dari sejarah Olimpiade dan mengharumkan nama Indonesia.

Turun pada divisi recurve putra pada Seleknas Tahap Pertama di Lapangan Panahan Gelora Bung Karno, pekan lalu, Hendra, demikian dia disapa, meraih total skor 3.188. Dia berada di peringkat ketiga untuk saat ini, di bawah rekan satu daerahnya Muhammad Zaky Saifullah dan Ahmad Baasith.

Sebenarnya Hendra, demikian dia disapa, sudah pernah membela Indonesia di ajang Olimpiade Rio de Janeiro, Brasil pada 2016. Namun, secara beregu, tim panahan waktu itu cuma sampai di babak perempat final, sedangkan secara perorangan Hendra gugur di babak seperenambelas. Hendra waktu itu berangkat ke Brasil bersama Riau Ega, Muhammad Hanif Wijaya, dan Ika Yuliana Rochmawati.

Prestasinya mengkilap kala dia mengikuti ajang Sea Games 2019 di Filipina. Hendra membawa pulang dua keping emas, satu dari beregu putra dan satu dari perseorangan.

“Persiapan saya untuk Seleknas Tahap Kedua dengan menjalani latihan serius tapi santai. Sudah ada program latihan yang didiskusikan bersama pelatih, seperti latihan Teknik, fisik, mental, dan menembak. Target saya untuk memanah sekitar 300 – 500 anak panah per hari, diselingi dengan games, jadi tidak terlalu berat,” ujar dia ketika dihubungi, pada Selasa (28/02/23).

Hendra berasal dari keluarga atlet panahan. Ayahnya, Sukriantoro, adalah seorang wasit sekaligus pelatih. Ayahnya juga mendirikan klub panahan, Bibis Archery Club, yang menjadi salah satu klub yang melahirkan atlet-atlet panahan berbakat di DI Jogjakarta.

Sementara itu, kedua kakaknya, Titik Kusumawardani dan Rahmat Sulistiyawan pernah bergabung di Pelatnas cabor Panahan, menjadi atlet andalan Indonesia untuk beberapa kejuaraan internasional. Rahmat saat ini bertindak sebagai pelatih bagi Hendra.

Datang dari keluarga panahan, tidak heran jika dia sudah mengenal panahan sejak kecil. Namun, olahraga itu baru serius dia tekuni sejak usia 9 tahun.

“Yang ikut Seleknas kali ini sudah banyak yang bagus-bagus. Saya berusaha maksimal saja, beri yang terbaik,” katanya mengomentari persaingan pada Seleknas PB Perpani Tahap Kedua.

https://www.indonesiaarchery.org/wp-content/uploads/2023/03/all-logo-copy.png

All contents © copyright Indonesia Archery. All rights reserved.