BeritaPengurus PB Perpani Dilantik, Bertekad Harumkan Nama Indonesia di Ajang Internasional

8 Februari 20230

Jakarta, 08 Februari 2023 – Kejayaan Panahan Indonesia harus dikembalikan bersamaan dengan tekad PB PERPANI mendorong atlet nasional Panahan Indonesia meraih prestasi tertinggi pada dua ajang bergengsi ASIAN Games 2023 dan Olimpiade di Paris 2024. Harapan tertinggi tersebut akan diikuti dengan sejumlah langkah strategis, di antaranya melakukan program road to champions yang akan digelar sejak Februari hingga Desember mendatang.

Demikian tekad yang dilontarkan Pengurus PB PERPANI periode 2022 – 2025 yang secara resmi dilantik pada hari ini oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman, bertempat di Lapangan Panahan Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (08/02/2023).

Mengusung visi utama “Meningkatkan Kejayaan Panahan Indonesia di Level Internasional,” susunan pengurus PB PERPANI Periode 2022 – 2025, antara lain bertindak sebagai Ketua Umum PB PERPANI Arsjad Rasjid, Sekretaris Jenderal Antonius Riva Setiawan, Kabid Binpres I Fajar Putra, Kabid Pelatih Denny, Kabid Pembibitan dan Pemassalan Lilies Handayani, Kabid Perwasitan Ilham Maulana, dan Kabid Perlombaan Catur Pasha.

Hadir juga dalam acara pelantikan tersebut Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari, jajaran Dewan Pelindung, Pembina, Kehormatan, dan Pengawas, Illiza Sa’aduddin Djamal selalu Ketua Umum PB PERPANI periode sebelumnya, serta Tiga Srikandi Indonesia, yakni Nurfitriyana Saiman, Lilies Handayani, dan Kusuma Wardhani, yang menjadi pahlawan Indonesia atas prestasi meraih medali pertama dalam Pesta Olimpiade di Seoul 1988.

Arsjad mengatakan, cabang olahraga (cabor) Panahan merupakan salah satu dari lima cabor prioritas Olimpiade. Harapan tersebut didasarkan pada historisitas prestasi Panahan di kancah internasional yang diraih oleh Tiga Srikandi Indonesia. Setelah itu, prestasi Panahan Indonesia cukup menjanjikan melalui keberhasilan mendulang Perak dan Perunggu pada ASIAN Games 2018, dua Emas, dua Perak, dan empat Perunggu pada ajang SEA Games 2019, dan SEA Games 2021 sebagai juara umum.

“Namun, pada tataran Olimpiade, Panahan Indonesia belum berhasil mengulang prestasi yang sama dengan Tiga Srikandi. Kami menargetkan untuk kembali mengibarkan Merah Putih dan mendulang prestasi, yang bahkan dapat melampaui pencapaian Tiga Srikandi pada ajang ASIAN Games 2023 dan Pentas Olimpiade di Paris pada 2024,” ujar Arsjad.

Arsjad menambahkan, mencetak atlet berprestasi membutuhkan proses berkesinambungan, dalam sebuah rangkaian pembangunan keolahragaan, yang terdiri atas tahap pembudayaan, pembibitan, pengembangan, dan pembinaan prestasi. Pada tahap pembinaan prestasi, ketika atlet-atlet nasional telah terseleksi dan terpilih, akselerasi prestasi atlet-atlet tersebut harus dilakukan secara terpusat dan berkesinambungan untuk proyeksi ajang internasional, melalui berbagai intervensi yang terukur dari segi fisik, gizi, maupun psikis melalui program road to champions.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.indonesiaarchery.org/wp-content/uploads/2023/03/all-logo-copy.png

All contents © copyright Indonesia Archery. All rights reserved.