BeritaRakernas dan Munaslub Diketok, PB Perpani Benahi Ekosistem Panahan Indonesia

4 Juni 2024

Jakarta, 03 Juni 2024 – Melalui Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Musyarawah Nasional Luar Biasa (Munaslub), PB Perpani akan mendorong transformasi organisasi yang bertumpu pada pengesahan revisi AD ART.  Rakernas dan Munaslub PB Perpani tersebut berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (03/06/24).

Pada sesi penutupan, rancangan AD/ART yang telah disahkan secara simbolis diberikan kepada Ketua Umum PB Perpani. Penyerahan tersebut menandakan era baru PB Perpani di bawah naungan AD/ART tersebut.

Berbagai hal dibenahi dalam AD/ART itu, di antaranya terkait logo, bendera, keanggotaan, pengurus dan wewenangnya, pengaturan terkait atlet, wasit, dan hal-hal prinsipil terkait suksesi kepengurusan untuk periode berikut.

Hadir dalam pembukaan Rakernas dan Munaslub tersebut Wakil I Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Suwarno, Wakil Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Wijaya Noeradi, Staf Ahli Bidang Hubungan Pusat dan Daerah Kementerian Pemuda dan Olahraga Dwijayanto Sarosa Putra, dan Ketua Umum PB Perpani Arsjad Rasjid.

Arsjad menjelaskan, dalam Rakernas, pihaknya melihat kembali kinerja PB Perpani selama tahun 2023 kemarin, termasuk hal-hal yang masih kurang dan bisa ditingkatkan, sehingga dapat menghadirkan kebijakan dan program yang lebih bermanfaat dan konkret di tahun 2024.

Semenara itu, Munaslub merupakan kesempatan untuk membahas, mengubah, dan mengesahkan AD/ART PB Perpani. Dengan AD/ART yang baru, PB Perpani dapat menyediakan ekosistem bagi Panahan Indonesia yang lebih sigap dalam menjawab tantangan pembinaan dan prestasi olahraga sesuai tren dan kebutuhan saat ini.

“Dengan produk AD/ART yang baru, kita dapat memberikan landasan baku pada seluruh pelaku olahraga panahan di seluruh Indonesia,” katanya.

Sementara itu, dalam hal pembinaan dan prestasi, Indonesia masih harus memastikan dua tiket Olimpiade Paris dari beregu recurve putra dan putri pada kualifikasi akhir di Antalya, Turki pada pekan depan.

“Kami mengerahkan segala daya upaya untuk mendukung Timnas Panahan Indonesia meraih tiket Olimpiade Paris hingga kualifikasi terakhir dan tampil maksimal di kasta tertinggi ajang olahraga internasional tersebut. Target kami tidak berubah, panahan diharapkan dapat menyumbangkan medali di Olimpiade Paris nanti,” tegas Arsjad.

Dwijayanto mengatakan, Rakernas dan Munaslub menjadi momentum bagi PB Perpani untuk menetapkan program kerja strategis dan menyepakati tata kelola organisasi dan administrasi yang mantap. Hal ini menjadi landasan bagi PB Perpani untuk mengembangkan pembinaan untuk menghasilkan prestasi. “Sudah hampir empat dekade, Panahan Indonesia belum menyumbangkan medali. Padahal cabor ini merupakan langganan olimpiade,” katanya.

Suwarno menegaskan, dari pengalamannya bergelut di organisasi olahraga, tantangan utama pengembangan olahraga ada pada masalah keorganisasian. Karena itu, transformasi organisasi harus melibatkan semua pihak dan unsur, baik di daerah maupun di Pusat. Dengan demikian, organisasi dapat berkonsentrasi terhadap pembinaan dan prestasi atlet.

Arsjad menambahkan, muara dari organisasi olahraga adalah membuat para atlet nyaman untuk bertanding, menjaga persaingan dan kompetisi yang adil, menetapkan standar dan kualifikasi sesuai pencapaian internasional saat ini, dan melakukan inovasi untuk mendorong pembinaan serta prestasi atlet berjenjang untuk keharuman nama Indonesia.

“Kita akan terus melakukan pembenahan dan inovasi, belajar dari kisah sukses negara-negara lain untuk dapat mencetak prestasi yang lebih baik di ajang nasional maupun internasional,” tutup dia.

https://www.indonesiaarchery.org/wp-content/uploads/2023/03/all-logo-copy.png

All contents © copyright Indonesia Archery. All rights reserved.