BeritaJawa Tengah Juara Umum, Jawa Barat & DKI Jakarta Kuasai Divisi Recurve

25 Juli 2023

LAPORAN KHUSUS KEJURNAS JUNIOR 2023

Jawa Tengah keluar sebagai juara umum, yang merajai Divisi Nasional dan Compound. Namun, untuk Divisi Recurve, Jawa Barat dan DKI Jakarta paling banyak meraih medali emas. Inilah gambaran dari bibit muda panahan Indonesia ke depan.

BOGOR, 25 Juli 2023 – Provinsi Jawa Tengah belum terkalahkan sebagai juara bertahan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan Junior setelah dalam dua tahun berturut-turut dinobatkan menjadi juara umum pada ajang tersebut. Pada perhelatan kali ini, Jawa Tengah meraih total 27 medali, di antaranya 21 medali emas, 14 medali perak, dan 13 medali perunggu.

Pesaing terdekatnya adalah DKI Jakarta, yang meraih total 13 medali emas, 8 perak, dan 16 perunggu, sedangkan tempat ketiga diisi oleh Jawa Barat dengan raihan 10 medali emas, 11 perak, dan 10 perunggu.

Kontingan Jawa Tengah pada pembukaan hari terakhir Kejurnas Junior 2023 di Sentul, Bogor, Senin (24/7)

Konsistensi Jawa Tengah sebagai calon kuat juara umum sudah terlihat sejak hari pertama Kejurnas Junior 2023 digelar. Para atlet dari Divisi Nasional Jawa Tengah mendominasi peroleh medali emas. Jawa Tengah mengukuhkan diri sebagai peraih terbanyak medali emas untuk Divisi Nasional, di antaranya lima emas di Kategori U15 dan empat emas untuk Kategori U18.

Yang paling mendekati peroleh medali Jawa Tengah di Divisi Nasional adalah Sumatera Utara, yang meraih tiga medali emas di Kategori U15, menyusul DKI Jakarta dengan satu emas di U15 dan dua emas di U18, serta Lampung dengan dua emas di U18. Namun, Jawa Tengah tetap menjadi yang terbaik untuk Divisi Nasional.

Kontingan Jawa Barat merayakan keberhasilan salah satu atletnya pada ajang Kejurnas Junior 2023 di Sentul, Bogor.

Pada Divisi Recurve, divisi bergengsi untuk ajang Olimpiade, Jawa Tengah berhasil meraih lima emas, semuanya dari Kategori U18. Namun, peroleh medali di Divisi Recurve tersebut masih kalah dari Provinsi Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Peraih medali terbanyak untuk Divisi Recurve adalah Provinsi Jawa Barat dengan 8 medali emas, di antaranya empat dari U15 dan empat dari U18. DKI Jakarta menyusul dengan tujuh emas, yang diperoleh dari enam medali emas di U15 dan satu dari U18.

Dengan pencapaian tersebut, Jawa Barat dan DKI Jakarta memiliki peluang untuk dapat merajai Divisi Recurve untuk pada turnamen-turnamen berikut, dan menjadi harapan bagi masa depan atlet nasional pada divisi tersebut.

Atlet Jawa Barat dan DKI Jakarta berpose setelah pertandingan pada Kejurnas Junior 2023 di Sentul, Bogor, Senin (24/7)

Sementara itu, pada Divisi Compound, Jawa Tengah kembali menjadi raja. Dari seluruh atletnya yang berlaga di dua hari terahir, Jawa Barat berhasil mengumpulkan tujuh medali emas, masing-masing dua dari U15 dan lima dari U18. Sementara itu, pesaing terdekatnya di divisi tersebut adalah Jawa Timur, dengan lima medali emas di U15, DKI Jakarta tiga medali emas di U15, dan Papua Barat tiga medali emas di U18.

“Pencapaian Jawa Tengah dengan meraih posisi juara umum tersebut merupakan buah dari upaya bersama semua komponen, baik atlet, pelatih, official, maupun dukungan yang luar biasa dari para orang tua,” ujar Sekretaris Umum Pengprov Perpani Jawa Barat Martin Sudarmono ketika dihubungi www.indonesiaarchery.org.

Sekum Pengprov Perpani Jawa Tengah Martin Sudarmono menerima pengukuhan Jawa Tengah sebagai Juara Umum Kejurnas Junior 2023 di Sentul, Bogor, Senin (24/7)

Martin menambahkan, 48 atlet yang dikirim ke Kejurnas Junior 2023 merupakan atlet terbaik yang terpilih dari hasil seleksi Kejurprov Jawa Tengah. Para atlet yang dikirim tersebut merupakan kombinasi dari atlet-atlet yang memiliki skor yang tinggi di Babak Kualifikasi dan para juara untuk setiap divisi sesuai dengan kategori usia.

Jawa Tengah juga memiliki kekompakan tim yang baik di beregu, sehingga provinsi tersebut dapat mencuri beberapa medali dari beregu, terutama di divisi compound pada dua hari terakhir. “Ke depan kami tetap ingin mempertahankan status sebagai juara umum pada Kejurnas Junior tahun depan. Kami akan coba persiapkan formula terbaik untuk turnamen mendatang. Yang pasti, tantangannya akan semakin sulit,” katanya.

Sekum Pengprov Perpani DKI Jakarta Kuswahyudi berpose bersama atlet DKI Jakarta pada pengalungan medali di Kejurnas Junior 2023 di Sentul, Bogor, Senin (24/7)

“Pencapaian kami di Kejurnas Junior kali ini mengalami peningkatan dengan meraih 13 medali emas. Kami memang menyadari sejak awal kekuatan DKI Jakarta masih berada di bawah Jawa Tengah. Tetapi, target kami adalah menjadi juara umum. Memang butuh kerja keras ke depan,” ujar Sekretaris Umum Pengprov Perpani DKI Jakarta Kuswahyudi.

Sementara itu, Wakil Ketua II Bidang Pembinaan dan Prestasi PB Perpani Abdul Razak mengatakan, pengurus provinsi diharapkan tetap terus menyiapkan atlet-atlet panahannya karena dalam tiga hingga empat bulan ke depan, kualifikasi PON 2024 akan diselenggarakan. Dengan sistem pertandingan yang tidak jauh berbeda, para atlet panahan di seluruh provinsi bakal akan kembali bertemu.

Suanasa pertandingan pada Kejurnas Junior 2023 di Sentul, Bogor, Senin (24/7)

Razak menambahkan, para atlet yang saat ini berprestasi dan mendapatkan medali akan dipanggil untuk mengikuti Seleksi Nasional dalam rangka mencari bibit atlet berprestasi untuk Pelatnas Panahan. Dari 24 atlet Pelatnas saat ini, ada tiga atlet yang terseleksi dari ajang Kejurnas Junior tahun lalu. Para atlet yang belum berprestasi, melalui ajang ini, juga memiliki kesempatan yang sama dalam menapaki cita-cita menuju pelatnas.

“Kami menempatkan para pencari bakat untuk memantau dan menyeleksi atlet-atlet muda berbakat dan berprestasi yang layak mendapatkan wild card mengikuti Seleknas. Jadi, jangan berkecil hati,” kata dia.

Para Scores yang menjalankan tugas pada Kejurnas Junior 2023 di Sentul, Bogor, Senin (24/7)

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Kejurnas Junior 2023 Catura Pasha, dalam laporannya, menegaskan Kejurnas Junior 2023 diikuti oleh 577 atlet, di antaranya 294 atlet putra dan 283 atlet putri. Atlet yang berlaga di Divisi Nasional sebanyak 268 atlet, Divisi Recurve 152 atlet, dan Divisi Compound 157 atlet.

Selain Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Jawa Barat, provinsi lain yang mendapatkan medali emas, antara lain Jawa Timur dengan tujuh emas, DI Yogyakarta empat emas, Sumatera Utara dan Papua Barat tiga emas, Lampung dua emas, sedangkan Bali, Bengkulu, Kepulauan Riau masing-masing satu emas.

https://www.indonesiaarchery.org/wp-content/uploads/2023/03/all-logo-copy.png

All contents © copyright Indonesia Archery. All rights reserved.