BeritaJaga Persaingan Melalui Kompetisi: Kejurprov Jateng Terasa Seperti Kejurnas

27 Juni 2023

SEMARANG, 27 Juni 2023 – Bagi Pengprov Perpani Jawa Tengah, dua pekan yang sibuk dengan menyelenggarakan dua kejuaraan di tingkat daerah, terbayar lunas. Sejak pandemi yang melumpuhkan semua kegiatan masyarakat, termasuk minat dan kompetisi panahan di daerah, kehadiran turnamen-turnamen di daerah menjadi denyut nadi yang menghidupkan kembali minat dan prestasi atlet di cabang olahraga panahan.

Dengan penyelenggaraan dua turnamen tersebut, Pengprov Perpani Jawa Tengah meniupkan bara optimisme untuk bersaing dalam mempertahankan tampuk juara bertahan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Junior tahun lalu, bertempat di Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Atlet panahan kami sudah terbiasa dengan iklim persaingan dan ritme pertandingan yang padat. Bagi kami, itu salah satu kelebihan atlet Jateng. Karena, atlet yang terpilih, selain sudah tersaring dari yang terbaik, juga sudah lebih siap secara mental dan fisik untuk bersaing dengan atlet dari provinsi lain,” ujar Sekum Pengprov Perpani Jateng Martin Sudarmono, ketika dihubungi indonesiaarchery.org.

Seperti diketahui, Pengprov Perpani Jateng mendesain kompetisi panahan daerah secara rutin, di antaranya Sirkuit Pemda yang dilakukan dua kali, Kejuaran Provinsi tingkat Junior dan Kejuaraan Provinsi tingkat Senior. Dari turnamen-turnamen tersebut, Pengprov Perpani Jateng memilih bibit-bibit terbaik untuk mempersiapkan atlet pada sejumlah ajang nasional, seperti Kejurnas Junior, Pekan Olahraga Nasional (Popnas), dan Seleksi Pra PON 2023.

Seperti yang terjadi di Lapangan Prof Dumadi FIK Universitas Negeri Semarang pada 23 – 27 Juli lalu, tempat berlangsungnya Kejurprov Junior yang diikuti sebanyak 651 atlet dari 35 Kabupaten/Kota di Jateng. Hadir dalam kejuaran tersebut, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, yang sekaligus membuka rangkaian kejuaraan tersebut, didampingi oleh perwakilan dari KONI Provinsi, Disporapar, Ketua Pengprov Perpani Jateng, dan Wakil Rektor Universitas Semarang.

Martin mengakui, Jateng memang tidak kesulitan dalam hal mencari bibit terbaik atlet panahan, termasuk berkontribusi untuk menghadirkan atlet-atlet panahan berprestasi di tingkat nasional. Stok atlet panahan junior tersebut datang dari 35 Kabupaten/Kota yang aktif mengirimkan atlet-atletnya untuk berkompetisi di ajang kompetisi panahan daerah. Pembibitan dari klub-klub terus berlangsung, walaupun sempat dilumpuhkan sejenak oleh pandemi beberapa waktu lalu.

“Untuk Kejurprov Junior saja, jumlah pesertanya membludak hingga 651 atlet. Dengan antusiasme yang tinggi dari Kabupaten dan Kota, Kejurprov ini rasanya sudah seperti Kejurnas,” kata dia.

Martin menambahkan, dengan adanya kompetisi lokal tersebut, pihaknya telah memilih atlet-atlet terbaik untuk menjalani persiapan dalam rangka mengikuti ajang kompetisi tingkat nasional. Selain menjalani persiapan, Jateng juga akan menyelenggarakan seleksi terbatas untuk menentukan atlet yang akan dikirim, baik untuk Kejurnas Junior, Popnas, PPLOP, maupun untuk Plada Pra PON.

Sementara itu, berbicara soal persaingan jelang Kejurnas Junior, dia mengatakan, dari hasil seleksi yang dilakukan Pengrov Jateng, atlet-atlet junior yang pernah mewakili Jateng di Kejurnas Junior tahun lalu masih tak tergoyahkan di posisi atas. Prediksi dia, atlet-atlet tersebut juga yang kemungkinan besar bakal kembali memperkuat Jateng di Kejurnas Junior tahun ini.

Namun, dia juga tidak dapat memungkiri, tekad kuat daerah lain untuk meraih prestasi terbaik di ajang tersebut. Menilik persiapan dari daerah lain, seperti Provinsi Jawa Barat, Jawa Timur, DIY, dan DKI Jakarta, Kejurnas Junior tahun ini bakal menyajikan persaingan yang ketat. Apalagi, sejak dari babak kualifikasi, Kejurnas Junior kali ini telah memperebutkan sejumlah medali.

“Memang mempertahankan (posisi juara bertahan) lebih sulit daripada meraih prestasi. Tetapi, kami akan tetap mencoba untuk mempertahankan prestasi tahun lalu. Kami tetap optimistis dengan skuat Jateng sejauh ini. Yang terpenting adalah menjaga konsistensi atlet dan mendorong mereka untuk meraih prestasi terbaik,” kata dia.

https://www.indonesiaarchery.org/wp-content/uploads/2023/03/all-logo-copy.png

All contents © copyright Indonesia Archery. All rights reserved.